Pengambilan Keputusan dalam Memulai Bisnis Merchandise

Nusjek

Penulis : Rossa Putri Indahsari – Mahasiswi STEI SEBI

Pengambilan keputusan merupakan proses memilih alternatif yang paling baik dari banyaknya pilihan alternatif dengan cara menilai yang paling tepat, efisien dan sesuai dengan situasi. Ada beberapa cara untuk mengetahui atau menilai alternatif mana yang terbaik. Banyak dari beberapa orang yang menggunakan pendekatan kualitatif dalam proses pengambilan keputusan tersebut. Pendekatan itu biasanya dilaksanakan menggunakan agenda diskusi, penilaian, pengalaman pribadi dan juga insting pribadi.

Namun pendekatan ini tentunya hanya bisa digunakan ketika permasalahan yang dihadapi tidak terlalu rumit dan orang yang berada di proses pengambilan keputusan tersebut memiliki ilmu yang cukup dan dapat melakukan pertimbangan pemecahan masalah yang tepat. Akan tetapi ada cara lain yang bisa digunakan untuk permasalahan yang rumit dan orang yang berada di proses pengambilan keputusan tersebut masih perlu banyak informasi yaitu pendekatan kuantitatif.

Dalam artikel kali ini, penulis ingin mengangkat sebuah opini tentang pengambilan keputusan dalam memulai usaha atau bisnis yang menjual barang-barang ikon idol Korea. Tentu banyak pertimbangan dan ada alasan penulis mengangkat artikel ini. Salah satunya adalah mengenai kondisi saat ini tentang perkembangan zaman yang semakin hari semakin modern dibarengi dengan sebuah kemajuan teknologi yang semakin canggih. Hal tersebut juga mempengaruhi media sosial dan akses internet yang dapat memudahkan orang-orang untuk dapat mencari informasi dan saling berkomunikasi serta dapat mengetahui keadaan dunia luar tanpa harus berkunjung ke Negara tersebut secara langsung.

Perkembangan yang saat ini terjadi khususnya dalam teknologi informasi memberikan dampak yang sangat besar. Teknologi yang semakin canggih tidak hanya menyebarkan informasi secara cepat tapi juga bermanfaat untuk mengenal banyak budaya dari seluruh dunia. Contoh kasus yang penulis fokuskan pada artikel ini adalah penyebaran budaya Korea Selatan yang pada saat ini berhasil mempopulerkan pop.

Korea Selatan dari segala aspeknya bisa dikatakan berhasil dan sukses, mampu menjadikan segala bidang seperti artis dan aktornya, musisinya, kulinernya bahkan budayanya mendunia dan “menyihir” berbagai kalangan masyarakat. Budaya K-Pop pun semakin mendunia. Artis dan dan beberapa kelompok musik pop Korea berhasil menembus batas dalam negeri dan juga popular di manca Negara.

Berbagai produk budaya Korea mulai dari drama, film, lagu, fashion, gaya hidup produk-produk industri mulai mewarnai kehidupan masyarakat di berbagai belahan dunia. Budaya Korea berkembang begitu pesatnya dan meluas serta diterima publik sampai menghasilkan sebuah fenomena demam Korean Wave (Simbar, 2016).

Penyebaran demam Korea untuk saat ini tentunya sudah bukan lagi sesuatu yang tabu di Indonesia. Penyebarannya bukan hanya melalui penayangan dramanya atau biasa disebut K-Drama, tapi juga melalui musiknya yang memiliki sebutan K-Pop dan juga melalui fashion serta peralatan elektronik dan juga gadget. Perfilman Korea dan juga industri musiknya mampu memasuki pasar musik dunia, dan itulah penyebab budaya K-Pop tidak lagi dikenal secara lokal tetapi sudah secara global. Sejak tahun 2005 budaya K-Pop sudah berhasil memasuki Negara kita, hal inilah yang menjadi salah satu penyebaran penggemar K-Pop di Indonesia. Bahkan tidak hanya remaja saja, termasuk juga para orang dewasa dan orang tua pun ada yang menyukai K-Pop.

Para penggemar K-Pop menamai dirinya dengan sebutan “K-popers”. Berbagai hal yang dilakukan mereka dengan sekelompok penggemar lainnya. Mulai dari berbagi cerita, bertukar informasi, bahkan sampai membicaran tentang koleksi-koleksi musik dan video terbaru. Tentu hal ini mereka lakukan agar mendapatkan eksistensi di dalam kelompoknya, karena mereka merasa dengan begitu mereka dapat menjelaskan siapa identitasnya.
Manajemen K-Pop atau biasa disebut agensi pun mulai menciptakan official merchandise atau barang-barang yang berkaitan dengan idola. Contohnya seperti album, lightstick, photobook dan pakaian yang dipakai oleh sang artis. Di Indonesia pun mulai bermunculan toko-toko jasa penitipan untuk membeli produk yang asli dari Korea, karena keterbatasan jarak banyak sekali yang menggunakan jasa penitipan ini. Bahkan ada beberapa bisnis online yang menjual unofficial merchandise atau barang-barang tiruan, seperti baju, aksesoris dan beberapa produk lainnya yang seringkali idola mereka kenakan di atas panggung saat konser.

Tentu banyak sekali peminatnya. Bukan hanya mudah mendapatkannya tapi juga perbedaan harga yang jauh lebih murah. Hal ini yang membuat para pembisnis yang berkecimpung di sekelompok Korean Wave mulai membangun bisnis semacam ini. Tidak perlu khawatir mengenai customer nantinya, karena untuk saat ini penggemar Korea sudah sangat menjamur di berbagai wilayah Indonesia.

Keputusan yang telah diambil oleh pendiri bisnis merchandise K-Pop adalah dengan maraknya K-Pop saat ini dapat mempermudah pasar untuk terus menerus mempromosikan secara gencar dan bisnis ini tentunya memiliki prospek yang sangat bagus kedepannya. Belum lagi jumlah penggemar yang semakin banyak. Uniknya dari sekelompok orang yang menyukai K-Pop mereka memiliki jiwa ambisius yang tinggi untuk bisa mendapatkan berbagai merchandise idol masing-masing yang mereka sukai. Bahkan terkadang ada beberapa dari mereka yang rela mengeluarkan dana yang terbilang tidak sedikit untuk membeli berbagai merchandise.

Salah satu contoh bisnis yang bergerak di bidang ini adalah styepiphany, merupakan bisnis yang berjalan di bidang toko online yang menjual berbagai merchandise seperti baju dan juga gantungan akrilik. Rencana kedepannya tentu akan lebih banyak lagi merchandise yang akan diciptakan. Bukan hanya kualitasnya yang bagus tapi juga harganya yang tidak terlalu mahal.
Bisnis seperti ini tentunya adalah hasil dari pengambilan keputusan yang sudah didiskusikan oleh pelaku bisnisnya. Dengan berbagai peluang yang ada dan kondisi yang mendukung untuk saat ini membuat para pelaku bisnis dapat dengan mudah untuk menjalani usaha di bidang penjualan merchandise K-Pop. Dari berbagai aspek yang mendukung, mulai dari semakin maraknya informasi mengenai K-Pop, menjamurnya penggemar di berbagai wilayah Indonesia dan juga rasa royalitas penggemar yang diberikan untuk sang idol membuat pelaku bisnis ini yakin tentang prospek yang baik kedepannya.

Pos terkait