Kenang Para Pendahulu, MWCNU Sidomulyo Lamsel Gelar Haul Akbar 1443 H

Nusjek

Sidomulyo, lamsel.sriwijayatimes.id – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan melaksanakan kegiatan Haul Akbar 1443 H. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor MWCNU Sidomulyo. Rabu, (13/7/2022).

Haul Akbar 1443 H dihadiri Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Selatan, Pengurus MWCNU Sidomulyo, Pengurus Ranting Se-Sidomulyo, Pengurus Lembaga dan Badan Otonom NU Kecamatan Sidomulyo.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Lampung Selatan H Nur Mahfudz SE sangat mengapresiasi kegiatan Haul Akbar 1443 H yang dilaksanakan oleh MWCNU Sidomulyo.

“Dalam acara kali ini MWC Sidomulyo tampil terdepan dalam segala macam kegiatan. Termasuk dalam hal berdirinya kantor, MWC Sidomulyo juga paling duluan. Tepuk tangan untuk MWC Sidomulyo. Semoga MWC MWC lain bisa mengikuti”, Ujar Nur Mahfudz.

H Nur Mahfudz SE melanjutkan, kegiatan Haul Akbar untuk mengenang para pendahulu adalah pelajaran yang luar biasa.

Bacaan Lainnya
PCNU Pringsewu Berikan Hibah 1 Unit Ambulans NU Peduli Kemanusiaan ke MWCNU Kecamatan Adiluwih

“Kegiatan keagamaan malam ini untuk mengenang para pendahulu pendahulu kita, yang dapat kita jadikan pelajaran yang luar biasa. Kegiatan semacam ini tidak boleh berhenti disini saja. Jika kita tidak melanjutkan kegiatan semacam ini, sama saja kita tidak melanjutkan perjuangan Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jika kita mengikuti Kanjeng Nabi dan mengikuti para Ulama atau Kyai Insya Allah kita akan selamat”. Lanjutnya

Mahfudz menegaskan, jika membantu kegiatan sehari hari organisasi NU sama saja dengan membantu meneruskan perjuangan Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ikutilah kelompok yang besar, semua sudah tau kalau kelompok yang besar itu adalah Nahdlatul Ulama.

Bacaan Lainnya
PCNU Kota Metro Gelar Vaksinasi

Dalam kesempatan yang sama, Rais Syuriyah MWCNU Sidomulyo, Kyai M Sholihun mengatakan dalam pokok ajaran agama Islam itu intinya ada dua. Pertama mengagungkan Allah SWT dan kedua berkasih sayang terhadap sesama manusia.

“Kedua inti pokok ajaran Islam tersebut harus berjalan beriringan bersama sama, ga boleh pincang, ga boleh pilih salah satu. Keduanya harus diamalkan bersama sama,” Terang M Sholihun

“Tidak akan masuk surganya Allah kecuali orang yang punya sifat kasih sayang. Dan hal ini ditanamkan oleh NU sejak dini, agar NU dalam memberikan kasih sayang bagi sesama akan sempurna. Kenapa sempurna karean NU mengajarkan memberikan kasih sayang tidak hanya saat hidup, NU pun memberikan kasih sayang pada saat sudah meninggal atau masuk kubur.” Tutupnya.(eyb119)

Pos terkait